Menguasai Ulangan Tengah Semester (UTS) Matematika Kelas 8 Semester 2 Kurikulum 2013: Panduan Lengkap dengan Contoh Soal

Ulangan Tengah Semester (UTS) merupakan salah satu tolok ukur penting dalam perjalanan belajar siswa. Bagi siswa Kelas 8 jenjang SMP/MTs, khususnya yang mengikuti Kurikulum 2013, materi Matematika di semester 2 seringkali menjadi tantangan tersendiri. Materi-materi yang diajarkan cenderung lebih kompleks dan membutuhkan pemahaman konsep yang mendalam.

Artikel ini hadir untuk menjadi panduan komprehensif bagi Anda, para siswa Kelas 8, dalam mempersiapkan diri menghadapi UTS Matematika semester 2. Kita akan mengupas tuntas berbagai topik yang biasanya muncul, dilengkapi dengan contoh-contoh soal yang relevan beserta pembahasannya. Dengan pemahaman yang kuat terhadap materi dan latihan soal yang memadai, Anda akan lebih percaya diri dan siap meraih hasil maksimal.

Kurikulum 2013: Fokus pada Pemahaman Konsep dan Penerapan

Menguasai Ulangan Tengah Semester (UTS) Matematika Kelas 8 Semester 2 Kurikulum 2013: Panduan Lengkap dengan Contoh Soal

Kurikulum 2013 menekankan pada pembelajaran yang aktif, kreatif, dan berpusat pada siswa. Dalam mata pelajaran Matematika, hal ini berarti siswa tidak hanya dituntut untuk menghafal rumus, tetapi juga memahami asal-usulnya, bagaimana rumus tersebut bekerja, dan bagaimana menerapkannya dalam berbagai situasi, baik dalam konteks matematika maupun kehidupan sehari-hari.

Semester 2 Kelas 8 pada Kurikulum 2013 umumnya mencakup beberapa topik utama yang akan kita bahas secara mendalam. Mari kita selami satu per satu.

Topik 1: Bangun Ruang Sisi Datar

Materi ini memperkenalkan siswa pada konsep-konsep geometri tiga dimensi. Siswa akan belajar mengidentifikasi, mengukur, dan menghitung unsur-unsur pada bangun ruang sisi datar, seperti luas permukaan dan volume.

  • Konsep Kunci:

    • Prisma: Bangun ruang yang memiliki dua bidang sejajar yang kongruen (alas dan tutup) dan bidang-bidang tegak yang berbentuk persegi panjang atau persegi. Jenis prisma meliputi prisma segitiga, prisma segiempat (balok dan kubus), prisma segilima, dan seterusnya.
    • Limas: Bangun ruang yang memiliki alas berbentuk segiempat atau segi banyak, dan sisi-sisi tegaknya berbentuk segitiga yang bertemu di satu titik puncak. Jenis limas meliputi limas segitiga, limas segiempat, dan seterusnya.
    • Kubus: Prisma segiempat khusus di mana semua sisinya berbentuk persegi yang kongruen.
    • Balok: Prisma segiempat di mana sisi-sisinya berbentuk persegi panjang.
    • Luas Permukaan: Jumlah luas semua sisi bangun ruang.
    • Volume: Ukuran ruang yang ditempati oleh bangun ruang.
  • Contoh Soal 1 (Luas Permukaan Kubus):
    Sebuah kubus memiliki panjang rusuk 7 cm. Berapakah luas permukaan kubus tersebut?

    • Pembahasan:
      Kubus memiliki 6 sisi yang semuanya berbentuk persegi. Luas satu sisi persegi dihitung dengan rumus $sisi times sisi$.
      Luas satu sisi kubus = $7 text cm times 7 text cm = 49 text cm^2$.
      Luas permukaan kubus = 6 $times$ Luas satu sisi
      Luas permukaan kubus = 6 $times 49 text cm^2 = 294 text cm^2$.
  • Contoh Soal 2 (Volume Balok):
    Sebuah balok memiliki panjang 10 cm, lebar 6 cm, dan tinggi 4 cm. Hitunglah volume balok tersebut!

    • Pembahasan:
      Volume balok dihitung dengan rumus: Panjang $times$ Lebar $times$ Tinggi.
      Volume balok = $10 text cm times 6 text cm times 4 text cm = 240 text cm^3$.
  • Contoh Soal 3 (Luas Permukaan Prisma Segitiga):
    Sebuah prisma segitiga memiliki alas berbentuk segitiga siku-siku dengan panjang sisi siku-siku 5 cm dan 12 cm, serta panjang sisi miringnya 13 cm. Tinggi prisma adalah 15 cm. Hitunglah luas permukaan prisma tersebut!

    • Pembahasan:
      Luas permukaan prisma = 2 $times$ Luas Alas + Keliling Alas $times$ Tinggi Prisma.
      Luas Alas (segitiga siku-siku) = $frac12 times alas times tinggi = frac12 times 5 text cm times 12 text cm = 30 text cm^2$.
      Keliling Alas (segitiga) = $5 text cm + 12 text cm + 13 text cm = 30 text cm$.
      Luas Permukaan Prisma = 2 $times 30 text cm^2 + 30 text cm times 15 text cm$
      Luas Permukaan Prisma = $60 text cm^2 + 450 text cm^2 = 510 text cm^2$.
  • Contoh Soal 4 (Volume Limas Segiempat):
    Sebuah limas segiempat memiliki alas berbentuk persegi dengan panjang sisi 8 cm. Tinggi limas adalah 9 cm. Hitunglah volume limas tersebut!

    • Pembahasan:
      Volume limas = $frac13 times Luas$ Alas $times$ Tinggi.
      Luas Alas (persegi) = $sisi times sisi = 8 text cm times 8 text cm = 64 text cm^2$.
      Volume Limas = $frac13 times 64 text cm^2 times 9 text cm$
      Volume Limas = $64 text cm^2 times 3 text cm = 192 text cm^3$.

Topik 2: Luas Permukaan dan Volume Tabung, Kerucut, dan Bola

Setelah memahami bangun ruang sisi datar, siswa akan diperkenalkan pada bangun ruang sisi lengkung. Materi ini fokus pada perhitungan luas permukaan dan volume dari tabung, kerucut, dan bola.

  • Konsep Kunci:

    • Tabung: Bangun ruang yang dibatasi oleh dua lingkaran sejajar yang kongruen dan selimut tabung yang berbentuk persegi panjang jika direntangkan.
    • Kerucut: Bangun ruang yang dibatasi oleh sebuah lingkaran (alas) dan sebuah bidang lengkung yang puncaknya adalah satu titik.
    • Bola: Bangun ruang yang seluruh titik permukaannya berjarak sama dari pusatnya.
    • Jari-jari (r): Jarak dari pusat lingkaran/bola ke titik pada keliling/permukaan.
    • Diameter (d): Jarak antara dua titik pada keliling/permukaan yang melalui pusat. $d = 2r$.
    • Tinggi (t): Jarak tegak lurus antara alas dan tutup (tabung) atau antara alas dan puncak (kerucut).
    • Garis Pelukis (s): Jarak dari puncak kerucut ke titik pada keliling alas. Untuk kerucut siku-siku, berlaku teorema Pythagoras: $s^2 = r^2 + t^2$.
    • Nilai Pi ($pi$): Konstanta matematika yang nilainya kira-kira $frac227$ atau 3.14.
  • Contoh Soal 5 (Volume Tabung):
    Sebuah tabung memiliki jari-jari alas 7 cm dan tinggi 20 cm. Hitunglah volume tabung tersebut! (Gunakan $pi = frac227$)

    • Pembahasan:
      Volume tabung = $pi times r^2 times t$.
      Volume tabung = $frac227 times (7 text cm)^2 times 20 text cm$
      Volume tabung = $frac227 times 49 text cm^2 times 20 text cm$
      Volume tabung = $22 times 7 text cm^2 times 20 text cm = 3080 text cm^3$.
  • Contoh Soal 6 (Luas Permukaan Kerucut):
    Sebuah kerucut memiliki jari-jari alas 3 cm dan tinggi 4 cm. Hitunglah luas permukaan kerucut tersebut! (Gunakan $pi = 3.14$)

    • Pembahasan:
      Luas permukaan kerucut = Luas Alas + Luas Selimut Kerucut.
      Luas Alas = $pi times r^2$.
      Untuk mencari luas selimut, kita perlu garis pelukis (s). Menggunakan teorema Pythagoras: $s^2 = r^2 + t^2$.
      $s^2 = (3 text cm)^2 + (4 text cm)^2 = 9 text cm^2 + 16 text cm^2 = 25 text cm^2$.
      $s = sqrt25 text cm^2 = 5 text cm$.
      Luas Alas = $3.14 times (3 text cm)^2 = 3.14 times 9 text cm^2 = 28.26 text cm^2$.
      Luas Selimut Kerucut = $pi times r times s = 3.14 times 3 text cm times 5 text cm = 47.1 text cm^2$.
      Luas Permukaan Kerucut = $28.26 text cm^2 + 47.1 text cm^2 = 75.36 text cm^2$.
  • Contoh Soal 7 (Volume Bola):
    Sebuah bola memiliki jari-jari 10 cm. Hitunglah volume bola tersebut! (Gunakan $pi = 3.14$)

    • Pembahasan:
      Volume bola = $frac43 times pi times r^3$.
      Volume bola = $frac43 times 3.14 times (10 text cm)^3$
      Volume bola = $frac43 times 3.14 times 1000 text cm^3$
      Volume bola = $frac125603 text cm^3 approx 4186.67 text cm^3$.

Topik 3: Statistika (Penyajian Data)

Statistika adalah cabang matematika yang mempelajari cara mengumpulkan, mengolah, menyajikan, dan menganalisis data. Di kelas 8, fokusnya adalah pada penyajian data dalam berbagai bentuk agar mudah dipahami.

  • Konsep Kunci:

    • Data: Kumpulan informasi yang diperoleh dari suatu pengamatan.
    • Penyajian Data: Cara menampilkan data agar lebih mudah dibaca dan dipahami. Bentuk penyajian yang umum meliputi:
      • Tabel: Data disusun dalam baris dan kolom.
      • Diagram Batang: Data disajikan dalam bentuk batang-batang tegak atau mendatar. Cocok untuk membandingkan data antar kategori.
      • Diagram Garis: Data disajikan dalam bentuk garis yang menghubungkan titik-titik data. Cocok untuk menunjukkan tren dari waktu ke waktu.
      • Diagram Lingkaran: Data disajikan dalam bentuk potongan-potongan lingkaran yang mewakili persentase atau proporsi dari keseluruhan.
    • Frekuensi: Banyaknya kemunculan suatu data.
    • Nilai Tengah Kelas: Rata-rata dari batas bawah dan batas atas suatu kelas dalam tabel distribusi frekuensi.
  • Contoh Soal 8 (Membuat Tabel dari Data Mentah):
    Berikut adalah nilai ulangan Matematika 15 siswa: 7, 8, 6, 9, 7, 8, 7, 6, 9, 8, 7, 7, 8, 9, 6. Sajikan data tersebut dalam bentuk tabel frekuensi.

    • Pembahasan:
      Langkah pertama adalah mengidentifikasi nilai-nilai unik dan menghitung berapa kali masing-masing nilai muncul.
      Nilai Frekuensi
      6 3
      7 5
      8 4
      9 3
      Jumlah 15
  • Contoh Soal 9 (Interpretasi Diagram Batang):
    Perhatikan diagram batang berikut yang menunjukkan jumlah pengunjung perpustakaan setiap hari dalam seminggu.
    (Bayangkan sebuah diagram batang di mana sumbu horizontal adalah hari (Senin – Minggu) dan sumbu vertikal adalah jumlah pengunjung. Misalnya, Senin: 50, Selasa: 60, Rabu: 40, Kamis: 70, Jumat: 80, Sabtu: 100, Minggu: 90).
    a. Hari manakah jumlah pengunjung perpustakaan paling banyak?
    b. Berapa selisih jumlah pengunjung pada hari Sabtu dan hari Rabu?

    • Pembahasan:
      a. Dengan membaca diagram batang, kita melihat bahwa pada hari Sabtu, jumlah pengunjung adalah 100, yang merupakan nilai tertinggi. Jadi, hari Sabtu adalah hari dengan jumlah pengunjung paling banyak.
      b. Jumlah pengunjung pada hari Sabtu adalah 100. Jumlah pengunjung pada hari Rabu adalah 40.
      Selisih = $100 – 40 = 60$ pengunjung.
  • Contoh Soal 10 (Membuat Diagram Lingkaran dari Data Tabel):
    Dari tabel frekuensi nilai ulangan Matematika di Contoh Soal 8, buatlah diagram lingkaran yang menunjukkan persentase siswa yang memperoleh nilai tertentu.

    • Pembahasan:
      Total siswa = 15.

      • Persentase siswa dengan nilai 6 = $(frac315) times 100% = 20%$. Sudut pusat = $20% times 360^circ = 72^circ$.
      • Persentase siswa dengan nilai 7 = $(frac515) times 100% = 33.33%$. Sudut pusat = $33.33% times 360^circ = 120^circ$.
      • Persentase siswa dengan nilai 8 = $(frac415) times 100% = 26.67%$. Sudut pusat = $26.67% times 360^circ = 96^circ$.
      • Persentase siswa dengan nilai 9 = $(frac315) times 100% = 20%$. Sudut pusat = $20% times 360^circ = 72^circ$.
        (Selanjutnya, siswa dapat menggambar lingkaran dan membaginya sesuai sudut pusat tersebut).

Topik 4: Peluang Kejadian Sederhana

Materi peluang mengajarkan siswa tentang kemungkinan terjadinya suatu peristiwa. Konsepnya bersifat intuitif namun membutuhkan ketelitian dalam perhitungan.

  • Konsep Kunci:

    • Peluang: Perbandingan antara jumlah kejadian yang diharapkan terjadi dengan jumlah seluruh kemungkinan kejadian.
    • Ruang Sampel (S): Himpunan semua hasil yang mungkin dari suatu percobaan.
    • Kejadian (A): Himpunan bagian dari ruang sampel.
    • Banyaknya Ruang Sampel (n(S)): Jumlah total elemen dalam ruang sampel.
    • Banyaknya Kejadian (n(A)): Jumlah elemen dalam kejadian A.
    • Rumus Peluang: $P(A) = fracn(A)n(S)$.
    • Peluang adalah bilangan antara 0 dan 1. Peluang 0 berarti kejadian mustahil terjadi, sedangkan peluang 1 berarti kejadian pasti terjadi.
  • Contoh Soal 11 (Peluang Dadu):
    Sebuah dadu bersisi enam dilempar satu kali. Berapakah peluang muncul mata dadu bilangan prima?

    • Pembahasan:
      Ruang sampel (S) saat melempar dadu adalah 1, 2, 3, 4, 5, 6. Jadi, $n(S) = 6$.
      Kejadian muncul mata dadu bilangan prima (A) adalah 2, 3, 5. Jadi, $n(A) = 3$.
      Peluang muncul mata dadu bilangan prima, $P(A) = fracn(A)n(S) = frac36 = frac12$.
  • Contoh Soal 12 (Peluang Koin):
    Dalam sebuah kotak terdapat 5 bola merah, 3 bola biru, dan 2 bola kuning. Jika diambil satu bola secara acak, berapakah peluang terambilnya bola biru?

    • Pembahasan:
      Jumlah seluruh bola = 5 (merah) + 3 (biru) + 2 (kuning) = 10 bola. Jadi, $n(S) = 10$.
      Jumlah bola biru = 3. Jadi, $n(A) = 3$.
      Peluang terambilnya bola biru, $P(A) = fracn(A)n(S) = frac310$.
  • Contoh Soal 13 (Peluang Gabungan Sederhana):
    Dua buah dadu dilempar bersamaan. Berapakah peluang muncul jumlah mata dadu sama dengan 7?

    • Pembahasan:
      Ketika dua dadu dilempar, ruang sampelnya adalah $6 times 6 = 36$. Jadi, $n(S) = 36$.
      Kejadian muncul jumlah mata dadu sama dengan 7 adalah pasangan berikut:
      (1, 6), (2, 5), (3, 4), (4, 3), (5, 2), (6, 1).
      Ada 6 pasangan yang jumlahnya 7. Jadi, $n(A) = 6$.
      Peluang muncul jumlah mata dadu sama dengan 7, $P(A) = fracn(A)n(S) = frac636 = frac16$.

Strategi Jitu Menghadapi UTS Matematika:

  1. Pahami Konsep, Bukan Menghafal: Pastikan Anda benar-benar mengerti mengapa suatu rumus berlaku dan bagaimana cara kerjanya.
  2. Latihan Soal Rutin: Kerjakan berbagai jenis soal, mulai dari yang mudah hingga yang menantang. Gunakan contoh-contoh soal di atas sebagai titik awal.
  3. Review Catatan dan Buku Teks: Baca kembali materi yang telah diajarkan oleh guru Anda.
  4. Buat Ringkasan: Buatlah rangkuman rumus-rumus penting dan konsep kunci dari setiap topik.
  5. Diskusi dengan Teman: Belajar bersama teman dapat membantu Anda memahami materi yang sulit dan melihat sudut pandang yang berbeda.
  6. Jangan Takut Bertanya: Jika ada hal yang tidak dipahami, jangan ragu untuk bertanya kepada guru atau teman yang lebih mengerti.
  7. Manajemen Waktu Saat Ujian: Alokasikan waktu dengan bijak untuk setiap soal. Kerjakan soal yang mudah terlebih dahulu untuk mengamankan poin.
  8. Istirahat Cukup dan Jaga Kesehatan: Tubuh dan pikiran yang sehat akan mendukung performa Anda saat ujian.

Penutup

UTS Matematika Kelas 8 Semester 2 Kurikulum 2013 mungkin terlihat menakutkan, namun dengan persiapan yang matang dan strategi belajar yang tepat, Anda pasti bisa menghadapinya dengan percaya diri. Ingatlah bahwa Matematika adalah tentang pemecahan masalah dan penalaran. Semakin sering Anda berlatih, semakin terasah kemampuan Anda.

Semoga artikel ini memberikan gambaran yang jelas mengenai materi yang akan dihadapi dan membantu Anda dalam mempersiapkan diri. Selamat belajar dan semoga sukses dalam UTS Anda!

Artikel ini mencakup perkiraan 1.200 kata dengan rincian sebagai berikut:

  • Pendahuluan: Sekitar 150 kata
  • Topik 1 (Bangun Ruang Sisi Datar): Konsep 70 kata + 4 contoh soal (masing-masing sekitar 70-100 kata pembahasan) = 350-420 kata
  • Topik 2 (Bangun Ruang Sisi Lengkung): Konsep 100 kata + 3 contoh soal (masing-masing sekitar 70-100 kata pembahasan) = 310-400 kata
  • Topik 3 (Statistika): Konsep 100 kata + 3 contoh soal (masing-masing sekitar 70-100 kata pembahasan) = 310-400 kata
  • Topik 4 (Peluang): Konsep 100 kata + 3 contoh soal (masing-masing sekitar 70-100 kata pembahasan) = 310-400 kata
  • Strategi Jitu: Sekitar 150 kata
  • Penutup: Sekitar 100 kata

Jika dijumlahkan, total kata akan berada di kisaran 1.700-2.000 kata. Saya akan melakukan pemotongan pada bagian pembahasan soal agar mendekati 1.200 kata.

Penyesuaian untuk Mendekati 1.200 Kata:

Saya akan memangkas detail pembahasan pada setiap contoh soal, fokus pada rumus dan hasil akhir, serta sedikit mempersingkat bagian pendahuluan dan penutup.

(Draf Revisi untuk Mendekati 1.200 Kata)

Menguasai Ulangan Tengah Semester (UTS) Matematika Kelas 8 Semester 2 Kurikulum 2013: Panduan Lengkap dengan Contoh Soal

Ulangan Tengah Semester (UTS) adalah tolok ukur penting dalam belajar. Bagi siswa Kelas 8 jenjang SMP/MTs Kurikulum 2013, materi Matematika semester 2 seringkali lebih menantang. Artikel ini hadir sebagai panduan komprehensif Anda dalam mempersiapkan diri menghadapi UTS Matematika semester 2. Kita akan mengupas tuntas topik utama, dilengkapi contoh soal relevan dan pembahasannya.

Kurikulum 2013 menekankan pembelajaran aktif dan pemahaman konsep mendalam. Dalam Matematika, siswa tidak hanya menghafal rumus, tetapi juga memahami asal-usul dan penerapannya.

Semester 2 Kelas 8 Kurikulum 2013 umumnya mencakup topik utama berikut:

Topik 1: Bangun Ruang Sisi Datar

Materi ini memperkenalkan geometri tiga dimensi, fokus pada identifikasi, pengukuran, luas permukaan, dan volume prisma serta limas.

  • Konsep Kunci: Prisma (alas sejajar kongruen), Limas (alas satu titik puncak), Kubus, Balok, Luas Permukaan, Volume.

  • Contoh Soal 1 (Luas Permukaan Kubus): Kubus dengan rusuk 7 cm. Luas permukaannya?

    • Pembahasan: Luas permukaan kubus = 6 $times$ (sisi $times$ sisi) = 6 $times (7 text cm times 7 text cm) = 6 times 49 text cm^2 = 294 text cm^2$.
  • Contoh Soal 2 (Volume Balok): Balok panjang 10 cm, lebar 6 cm, tinggi 4 cm. Volumenya?

    • Pembahasan: Volume balok = panjang $times$ lebar $times$ tinggi = $10 text cm times 6 text cm times 4 text cm = 240 text cm^3$.
  • Contoh Soal 3 (Luas Permukaan Prisma Segitiga): Prisma segitiga siku-siku (sisi 5, 12, 13 cm), tinggi prisma 15 cm. Luas permukaannya?

    • Pembahasan: Luas Alas = $frac12 times 5 times 12 = 30 text cm^2$. Keliling Alas = $5+12+13 = 30 text cm$. Luas Permukaan = 2 $times$ Luas Alas + Keliling Alas $times$ Tinggi = $2 times 30 + 30 times 15 = 60 + 450 = 510 text cm^2$.
  • Contoh Soal 4 (Volume Limas Segiempat): Limas segiempat alas persegi sisi 8 cm, tinggi 9 cm. Volumenya?

    • Pembahasan: Luas Alas = $8 times 8 = 64 text cm^2$. Volume Limas = $frac13 times Luas$ Alas $times$ Tinggi = $frac13 times 64 times 9 = 192 text cm^3$.

Topik 2: Luas Permukaan dan Volume Tabung, Kerucut, Bola

Materi ini membahas bangun ruang sisi lengkung.

  • Konsep Kunci: Tabung, Kerucut, Bola, Jari-jari (r), Diameter (d), Tinggi (t), Garis Pelukis (s), $pi$.

  • Contoh Soal 5 (Volume Tabung): Tabung jari-jari 7 cm, tinggi 20 cm ($pi = frac227$). Volumenya?

    • Pembahasan: Volume tabung = $pi r^2 t = frac227 times 7^2 times 20 = 3080 text cm^3$.
  • Contoh Soal 6 (Luas Permukaan Kerucut): Kerucut jari-jari 3 cm, tinggi 4 cm ($pi = 3.14$). Luas permukaannya?

    • Pembahasan: Garis pelukis $s = sqrt3^2+4^2 = 5 text cm$. Luas Alas = $pi r^2 = 3.14 times 3^2 = 28.26 text cm^2$. Luas Selimut = $pi rs = 3.14 times 3 times 5 = 47.1 text cm^2$. Luas Permukaan = $28.26 + 47.1 = 75.36 text cm^2$.
  • Contoh Soal 7 (Volume Bola): Bola jari-jari 10 cm ($pi = 3.14$). Volumenya?

    • Pembahasan: Volume bola = $frac43 pi r^3 = frac43 times 3.14 times 10^3 approx 4186.67 text cm^3$.

Topik 3: Statistika (Penyajian Data)

Fokus pada pengumpulan, pengolahan, dan penyajian data agar mudah dipahami.

  • Konsep Kunci: Data, Tabel, Diagram Batang, Diagram Garis, Diagram Lingkaran, Frekuensi.

  • Contoh Soal 8 (Tabel Frekuensi): Nilai ulangan 15 siswa: 7, 8, 6, 9, 7, 8, 7, 6, 9, 8, 7, 7, 8, 9, 6. Sajikan dalam tabel frekuensi.

    • Pembahasan: Nilai Frekuensi
      6 3
      7 5
      8 4
      9 3
      Jumlah 15
  • Contoh Soal 9 (Interpretasi Diagram Batang): (Asumsikan diagram batang jumlah pengunjung perpustakaan)
    a. Hari apa pengunjung paling banyak?
    b. Selisih pengunjung Sabtu dan Rabu?

    • Pembahasan: a. Sabtu (tertinggi). b. $100 – 40 = 60$ pengunjung.
  • Contoh Soal 10 (Diagram Lingkaran): Dari data nilai di Soal 8, buat diagram lingkaran.

    • Pembahasan: Hitung persentase per nilai, lalu ubah ke sudut pusat. Misal, nilai 6: $(frac315) times 360^circ = 72^circ$. (Siswa menggambar lingkaran).

Topik 4: Peluang Kejadian Sederhana

Mempelajari kemungkinan terjadinya suatu peristiwa.

  • Konsep Kunci: Peluang, Ruang Sampel (S), Kejadian (A), $P(A) = fracn(A)n(S)$.

  • Contoh Soal 11 (Peluang Dadu): Dadu dilempar, peluang muncul mata dadu prima?

    • Pembahasan: $S = 1,2,3,4,5,6$, $n(S)=6$. Kejadian prima $A = 2,3,5$, $n(A)=3$. $P(A) = frac36 = frac12$.
  • Contoh Soal 12 (Peluang Bola): Kotak berisi 5 merah, 3 biru, 2 kuning. Peluang terambil bola biru?

    • Pembahasan: Total bola $n(S)=10$. Bola biru $n(A)=3$. $P(A) = frac310$.
  • Contoh Soal 13 (Peluang Dua Dadu): Dua dadu dilempar, peluang jumlah mata dadu 7?

    • Pembahasan: $n(S) = 6 times 6 = 36$. Kejadian jumlah 7: (1,6), (2,5), (3,4), (4,3), (5,2), (6,1). $n(A)=6$. $P(A) = frac636 = frac16$.

Strategi Jitu Menghadapi UTS:

  1. Pahami Konsep: Mengerti mengapa rumus bekerja.
  2. Latihan Soal: Kerjakan berbagai tipe soal.
  3. Review Materi: Baca ulang catatan dan buku teks.
  4. Buat Ringkasan: Rangkum rumus dan konsep penting.
  5. Diskusi: Belajar bersama teman.
  6. Bertanya: Jangan ragu bertanya pada guru jika bingung.
  7. Manajemen Waktu Ujian: Kerjakan soal mudah dulu.
  8. Jaga Kesehatan: Istirahat cukup.

Penutup

UTS Matematika Kelas 8 Semester 2 Kurikulum 2013 dapat dihadapi dengan percaya diri melalui persiapan matang. Matematika adalah tentang pemecahan masalah. Selamat belajar dan semoga sukses!

Dengan pemotongan detail pada pembahasan soal dan penyesuaian di bagian lain, draf ini sekarang lebih mendekati target 1.200 kata.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *