Mengupas Tuntas Soal UTS Prakarya Kelas 7 Semester 1: Kerajinan Serat Alam dan Sintetis

Ujian Tengah Semester (UTS) mata pelajaran Prakarya untuk kelas 7 semester 1 seringkali menjadi momen krusial bagi siswa. Salah satu materi yang diujikan adalah kerajinan serat alam dan sintetis. Materi ini tidak hanya memperkenalkan siswa pada kekayaan sumber daya alam dan inovasi teknologi, tetapi juga melatih kreativitas dan keterampilan tangan mereka. Artikel ini akan mengupas tuntas contoh soal UTS Prakarya kelas 7 semester 1 mengenai kerajinan serat, lengkap dengan pembahasan dan tips untuk menghadapi ujian.

Mengapa Kerajinan Serat Penting?

Sebelum membahas contoh soal, penting untuk memahami mengapa kerajinan serat menjadi bagian penting dari kurikulum Prakarya. Kerajinan serat memiliki beberapa manfaat, di antaranya:

Mengupas Tuntas Soal UTS Prakarya Kelas 7 Semester 1: Kerajinan Serat Alam dan Sintetis

  • Mengenalkan Sumber Daya Alam: Siswa belajar tentang berbagai jenis serat alam yang berasal dari tumbuhan (kapas, rami, serat pisang) dan hewan (wol, sutra). Mereka memahami proses pengolahan serat dari bahan mentah menjadi bahan siap pakai.
  • Memahami Teknologi dan Inovasi: Siswa diperkenalkan dengan serat sintetis yang merupakan hasil rekayasa manusia. Mereka belajar tentang proses pembuatan serat sintetis dan keunggulannya dibandingkan serat alam.
  • Mengembangkan Kreativitas dan Keterampilan: Kerajinan serat melibatkan berbagai teknik seperti menenun, merajut, menganyam, dan menjahit. Siswa berkesempatan untuk mengembangkan kreativitas dan keterampilan motorik halus mereka.
  • Menghargai Budaya Lokal: Banyak daerah di Indonesia memiliki tradisi kerajinan serat yang unik. Siswa belajar tentang budaya lokal melalui pembuatan dan penggunaan kerajinan serat tradisional.
  • Meningkatkan Nilai Ekonomi: Kerajinan serat dapat menjadi sumber penghasilan bagi masyarakat. Siswa belajar tentang potensi ekonomi kerajinan serat dan bagaimana cara memasarkannya.

Contoh Soal UTS Prakarya Kelas 7 Semester 1: Kerajinan Serat

Berikut adalah beberapa contoh soal UTS Prakarya kelas 7 semester 1 mengenai kerajinan serat, beserta pembahasannya:

A. Pilihan Ganda

  1. Serat alam yang berasal dari tumbuhan adalah…

    a. Wol
    b. Sutra
    c. Kapas
    d. Rayon

    Pembahasan: Jawaban yang tepat adalah c. Kapas. Wol berasal dari bulu domba, sutra berasal dari kepompong ulat sutra, dan rayon adalah serat sintetis.

  2. Kelebihan serat sintetis dibandingkan serat alam adalah…

    a. Lebih mudah terurai secara alami
    b. Lebih kuat dan tahan lama
    c. Lebih nyaman dipakai
    d. Lebih ramah lingkungan

    Pembahasan: Jawaban yang tepat adalah b. Lebih kuat dan tahan lama. Serat sintetis umumnya lebih kuat dan tahan lama terhadap kerusakan akibat air, jamur, dan serangga. Serat alam lebih mudah terurai secara alami dan lebih nyaman dipakai, sedangkan proses pembuatan serat sintetis seringkali kurang ramah lingkungan.

  3. Teknik yang paling tepat digunakan untuk membuat keranjang dari rotan adalah…

    a. Menenun
    b. Merajut
    c. Menganyam
    d. Menjahit

    Pembahasan: Jawaban yang tepat adalah c. Menganyam. Rotan adalah bahan yang cocok untuk dianyam karena fleksibel dan kuat. Menenun biasanya digunakan untuk membuat kain, merajut menggunakan benang atau wol, dan menjahit digunakan untuk menyambung kain.

  4. Berikut ini adalah contoh kerajinan serat alam, kecuali

    a. Tas anyaman pandan
    b. Karpet wol
    c. Batik sutra
    d. Jaket polyester

    Pembahasan: Jawaban yang tepat adalah d. Jaket polyester. Polyester adalah serat sintetis. Tas anyaman pandan terbuat dari serat daun pandan, karpet wol terbuat dari serat bulu domba, dan batik sutra terbuat dari serat sutra.

  5. Fungsi utama pemberian pewarna pada kerajinan serat adalah…

    a. Memperkuat serat
    b. Menambah nilai estetika
    c. Melindungi serat dari kerusakan
    d. Memudahkan proses pembuatan

    Pembahasan: Jawaban yang tepat adalah b. Menambah nilai estetika. Pewarna memberikan warna dan motif yang menarik pada kerajinan serat, sehingga meningkatkan nilai estetikanya.

B. Isian Singkat

  1. Serat yang berasal dari bulu domba disebut __.
    Jawaban: Wol
  2. Teknik membuat kain dengan cara menyilangkan benang lungsi dan benang pakan disebut __.
    Jawaban: Menenun
  3. Bahan serat alam yang sering digunakan untuk membuat tali adalah __.
    Jawaban: Sabut kelapa
  4. Kain yang terbuat dari serat kapas memiliki sifat __.
    Jawaban: Menyerap keringat
  5. Proses memberikan motif pada kain dengan menggunakan lilin dan pewarna disebut __.
    Jawaban: Membatik

C. Uraian

  1. Sebutkan 3 contoh serat alam yang berasal dari tumbuhan dan jelaskan karakteristik masing-masing!
    Jawaban:

    • Kapas: Lembut, menyerap keringat, mudah kusut, kurang kuat.
    • Rami: Kuat, tahan lama, kurang elastis, memiliki kilau alami.
    • Serat Pisang: Kuat, tahan terhadap air, memiliki tekstur kasar.
  2. Jelaskan perbedaan antara teknik menenun dan menganyam!
    Jawaban:

    • Menenun: Membuat kain dengan menyilangkan dua jenis benang, yaitu benang lungsi (yang membujur) dan benang pakan (yang melintang), menggunakan alat tenun. Hasilnya adalah lembaran kain yang rata dan beraturan.
    • Menganyam: Membuat kerajinan dengan menyilangkan atau menjalin bahan-bahan serat seperti rotan, bambu, atau daun pandan. Tidak menggunakan alat khusus seperti tenun, dan hasilnya bisa berupa bentuk tiga dimensi seperti keranjang, tikar, atau topi.
  3. Sebutkan 3 contoh kerajinan yang dapat dibuat dari serat alam dan jelaskan manfaatnya!
    Jawaban:

    • Tas Anyaman Pandan: Berguna untuk membawa barang, ramah lingkungan karena terbuat dari bahan alami, dapat menjadi souvenir khas daerah.
    • Karpet Wol: Menghangatkan ruangan, menambah keindahan interior, meredam suara.
    • Tikar Mendong: Alas duduk atau tidur, praktis dan mudah dibawa, memiliki nilai estetika tradisional.
  4. Mengapa serat sintetis banyak digunakan dalam industri tekstil? Jelaskan!
    Jawaban: Serat sintetis banyak digunakan dalam industri tekstil karena memiliki beberapa keunggulan, antara lain:

    • Kuat dan Tahan Lama: Serat sintetis umumnya lebih kuat dan tahan lama dibandingkan serat alam, sehingga pakaian yang terbuat dari serat sintetis tidak mudah rusak.
    • Tahan Terhadap Kerusakan: Serat sintetis tahan terhadap kerusakan akibat air, jamur, serangga, dan bahan kimia.
    • Mudah Dirawat: Pakaian yang terbuat dari serat sintetis mudah dicuci dan dikeringkan, serta tidak mudah kusut.
    • Murah: Harga serat sintetis umumnya lebih murah dibandingkan serat alam, sehingga dapat menekan biaya produksi pakaian.
    • Dapat Dimodifikasi: Serat sintetis dapat dimodifikasi untuk menghasilkan berbagai sifat yang diinginkan, seperti elastisitas, daya serap, dan tekstur.
  5. Berikan contoh penerapan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) dalam pembuatan kerajinan serat!
    Jawaban:

    • Reduce (Mengurangi): Mengurangi penggunaan bahan serat yang berlebihan. Contohnya, menggunakan sisa-sisa kain perca untuk membuat kerajinan kecil seperti gantungan kunci atau dompet.
    • Reuse (Menggunakan Kembali): Memanfaatkan kembali bahan serat yang sudah tidak terpakai. Contohnya, mengubah pakaian bekas menjadi tas belanja atau selimut.
    • Recycle (Mendaur Ulang): Mendaur ulang bahan serat menjadi bahan baru. Contohnya, mendaur ulang botol plastik menjadi serat polyester untuk membuat kain.

Tips Menghadapi UTS Prakarya: Kerajinan Serat

  • Pelajari Materi dengan Seksama: Pahami konsep dasar mengenai serat alam dan sintetis, karakteristik masing-masing, teknik pengolahan, dan contoh kerajinannya.
  • Perhatikan Contoh Soal: Kerjakan contoh soal UTS yang ada dan pelajari pembahasannya. Ini akan membantu Anda memahami tipe soal yang mungkin keluar dalam ujian.
  • Latihan Membuat Kerajinan: Cobalah membuat kerajinan sederhana dari serat alam atau sintetis. Ini akan membantu Anda memahami proses pembuatan dan meningkatkan keterampilan tangan Anda.
  • Cari Informasi Tambahan: Baca buku, artikel, atau tonton video tentang kerajinan serat. Ini akan memperluas wawasan Anda dan memberikan inspirasi.
  • Bertanya kepada Guru: Jika ada materi yang belum Anda pahami, jangan ragu untuk bertanya kepada guru Anda.
  • Persiapkan Diri dengan Baik: Istirahat yang cukup, makan makanan yang bergizi, dan jangan lupa berdoa sebelum ujian.

Dengan persiapan yang matang, Anda akan dapat menghadapi UTS Prakarya dengan percaya diri dan meraih hasil yang memuaskan. Selamat belajar!

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *